SELAMAT DATANG DI BLOG JEJAK GUFRON

Puncak Becici, Spot Romantis di Hutan Pinus Imogiri Jogja


Gardu Pandang Puncak Becici @jejakgufron
Hola, beberapa waktu lalu saya menyempatkan diri untuk mampir ke sebuah spot yang menurut muda-mudi traveler sangat romantis di daerah hutan pinus Imogiri, Bantul Jogja. Puncak Becici namanya, konon spot di sini sangat pas untuk menikmati senja menjelang matahari tenggelam. Namun, kemarin saya datang ke sana siang hari dan kisah tentang senja tak bisa saya uraikan di tulisan ini.

BACA JUGA : Tebing Breksi Jogja Makin Cantik, Tapi?


Mengunjungi Puncak Becici tuk pertama kalinya terasa aneh, padahal sejak tahun lalu nama spot ini sudah sering diceritakan beberapa teman yang sudah pergi ke sana. Tapi, entah kenapa baru kemarin saya bisa ke Becici.

Tulisan di pintu masuk @jejakgufron
Lewat jam 12 siang saya tiba di pintu masuk disambut tulisan Puncak Becici lumayan besar dengan cat warna putih, dua petugas menyodorkan empat tiket seharga Rp. 2 ribu / orang dan biaya parkir Rp. 2 ribu per-motor.


Kurang lebih 50 meter kami sampai di parkiran, sejenak bernafas dan memandang sekeliling yang sangat ramai kendaraan dan kedai makan. Tapi, fokus kami hanya pada Mushola dan toilet. Selepas menunaikan Salat Dhuhur, kami berempat beranjak menyusuri jalan setapak lempengan batu yang tertata rapi.



Suasana di Puncak Becici @jejakgufron
Sejauh mata memandang, lebatnyahutan pinus dan angin sepoi yang kami rasakan. Kurang lebih 200 meter, kami sampai di titik tempat paling bagus untuk menikmati pemandangan, katanya tukang parkir sih tempat ini yang dia sarankan.


“Puncak Becici’ Tulisan dari kayu terpampang epic di atas sini, spot buruan pengunjung lain berfoto. Agak geser dikit, terdapat tiga gardu pandang di tiga pohon berbeda, satu agak ke bawah dan duanya lagi di atas.

Menikmati Jogja dari ketinggian @jejakgufron
Saat kami mencoba gardu pandang yang atas, pemandangan sekitar lebih tampak jelas dan indah banget di mata. Namun, spot ini bisa sangat berbahaya saat angin kencang. Bukan tanpa alasan, tak adanya tali pengaman dan juga salah satu kayu yang menjadi tempat menopang tubuh agak goyang. So, meskipun hasil foto yang diambil bagus, tapi bahaya akan menimpa kami jika teledor dan kurang berhati-hati.


BACA JUGA : Liburan Ke Bromo Murah Meriah, Begini Caranya!


Sekitar sejam lebih menikmati puncak, kami beranjak meninggalkan spot ini dan memasuki area hutan pinus. Sepanjang perjalanan, terdapat rumah kecil dari kayu dan kursi-kursi kayu ikonik yang kebanyakan ditempati muda-mudi yang sedang dimabuk asmara dan cinta.

Menelusuri hutan pinus @jejakgufron
Dari kejauhan, sebuah kayu berbentuk Love di taman mini menyita pandangan kami. Pengunjung silih berganti berfoto di sini, ada yang bersama keluarga, bersama pasangan dan yang foto sendiri bisa dihitung dengan jari.

Taman Love @jejakgufron

Salah satu fasilitas di Puncak Becici yaitu Camping Ground, bisa menjadi salah satu alternatif mendirikan tenda dan menikmati malam di tengah hutan pinus Imogiri Bantul Jogja. Kami gak sempat melihat ke area tersebut, karena memang kami sudah waktunya untuk pulang.


RUTE MENUJU PUNCAK BECICI


Puncak Becici terletak di Dusun Gunung Cilik, Desa Gunung Mutuk, Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta dan wilayahnya masuk dalam RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan, wilayah kerja Dishutbun Provinsi Yogyakarta. Bila kalian dari arah Jogja Kota, ambil arah ke Imogiri atau Makam - Makam Raja Mataram.


Pertigaan sebelum makam, ambil kanan dan ikuti arah menuju hutan pinus Mangunan. Sampai di Hutan Pinus Mangunan, kamu lurus lagi sekitar dua hingga tiga kilometer melewati Hutan Pinus Dlingo, kemudian Puncak Becici. FYI, Hutan Pinus Mangunan, Hutan Pinus Dlingo dan Puncak Becici berada dalam satu kawasan hutan Imogiri.

So, sekali jalan bisa mampir sekalian ke spot-spot tersebut. Tapi, jangan lupa juga untuk menikmati panorama atas awan pagi hari di Kebun Buah Mangunan.

Baca juga : Mengejar Sunrise Gunung Bromo (Bagian 1)

Share this:

2 comments :

Featured Post

Pesona Misool, Kepingan Surga di Raja Ampat Yang Wajib Dikunjungi

"Beautiful sceneries, offering breathtaking views." Kata Jono. Saya tak paham, kalimat itu tiba-tiba keluar begitu saja dari bi...

 
Copyright © CERITA PERJALANAN, REVIEW DAN TIPS. Designed by jejakgufron